Dunia anjing - DOGisDOG.COM

  • RSS

True Dog Stories

HACHIKO ANJING PALING SETIA DI DUNIA

Pernah mendengar kisah nyata anjing Hachiko? Mungkin sebagian dari Anda pernah menonton film Hachiko. Kisah nyata tentang seekor anjing yang sangat setia terhadap majikannya.

Ya, kisah kesetiaan anjing jenis akita yang berasal dari Jepang ini memang sangat terkenal. Sebuah patung Hachiko berada di stasiun Shibuya, Jepang, agar bisa menjadi pelajaran  akan arti pentingnya sebuah kesetiaan.

Diangkat dari kisah nyata kehidupan Hachiko, seekor anjing ras Akita asli Jepang. Hachiko lahir bulan November 1923 di Odate, Jepang. Tahun 1924, Profesor Hidesaburo Ueno yang mengajar di bidang pertanian membawanya ke Tokyo dan memelihara Hachiko. Profesor Ueno suka memangggil anjing Akita-nya dengan sebutan Hachi yang berarti delapan. Ko yang ada di belakang nama Hachi-ko adalah nama tambahan untuk orang Jepang yang berarti anak. Dengan demikian Profesor mengakui Hachiko sebagai keluarga dia, serta teman terbaiknya. Hachiko kecil suka makanan Yakitori (sate ayam). Setiap hari mereka selalu pergi bersama-sama. Hachiko selalu menemani Profesor Ueno ke stasiun kereta Shibuya untuk pergi mengajar di kampus, dan pada sore hari Hachiko kembali datang ke sana untuk menanti majikannya pulang.

Pada bulan Mei 1925, Profesor Ueno terserang stroke fatal saat mengajar, ia pun meninggal dunia. Hachiko yang tidak mengetahui hal itu tetap datang menjemput majikannya di stasiun Shibuya dan menunggu dengan sabar meskipun Profesor Ueno tidak akan datang lagi.

Akhirnya istri Profesor Ueno memberikan Hachiko ke saudara untuk dirawat, tetapi Hachiko selalu melarikan diri dan datang kembali menunggu kehadiran Profesor di depan stasiun Shibuya setiap sore. Lama-kelamaan, pengguna kereta yang lain mulai memperhatikan kehadiran Hachiko yang selalu ada di sana pada jam yang sama, yaitu jam kedatangan kereta sore. Mereka sebelumnya sudah sering melihat Hachiko, mereka tahu bahwa Hachiko adalah anjing milik Profesor Ueno. Akhirnya mereka pun merasa kasihan dan memberikan makanan dan minuman bagi Hachiko selama ia menunggu.

Cinta Hachiko terhadap tuannya membuat banyak orang yang melewati stasiun tersebut terkesan, termasuk salah satunya mantan siswa Profesor Ueno, yang kagum dengan Ras Akita setelah melihat Hachiko. Ia menemukan bahwa hanya ada 30 Ras Akitas yang tersisa di Jepang. Ia lalu menulis artikel tentang Hachiko dan Rasnya yang luar biasa, mengenalkan anjing yang paling setia di dunia ke dalam rumah tangga, dan menciptakan kebangkitan popularitas untuk Akita.

Berita tentang hachiko pun mulai menyebar di negeri jepang. “Faithful Old Dog Awaits Return of Master Dead for Seven Years” adalah berita yang dimuat di harian Asahi pada 4 Oktober 1933. Hachiko pun semakin tenar dan semakin tersohor hingga pelosok negeri Jepang.

Hachiko terus menunggu kedatangan Profesor Ueno setiap sore sampai 10 tahun kemudian. Akhirnya pada tahun 1935, Hachiko pun meninggal di depan stasiun Shibuya, tepat saat kedatangan kereta sore, di tempat di mana ia selalu setia menunggu Profesor Ueno untuk pulang bersama.

Pada bulan April 1934, Pemerintah Jepang mendirikan patung Hachiko yang terbuat dari bahan perunggu tepat di depan stasiun Shibuya sebagai perlambangan kesetiaan seekor anjing kepada majikannya. Namun pada masa Perang Dunia II, patung tersebut dilebur untuk keperluan perang. Akhirnya pada tahun 1948, Takeshi Ando, yang merupakan anak dari seniman pembuat patung Hachiko yang pertama, kembali membuat patung tersebut.

all about dog! Tumpahkan rasa cintamu terhadap anjing hanya di sini. Info anjing, kesehatan anjing, hibah anjing, lost and found.

Pages

  • Home
  • True Dog Stories
  • Tukar Link
  • RSS
  • Mobile